Showing posts with label Info Buku. Show all posts
Showing posts with label Info Buku. Show all posts
Friday, 14 January 2011
0
Friday, 14 January 2011
Unknown
Azazil adalah buku laris fenomenal yang meraih The Arabic Booker Prize 2009, sebuah penghargaan bergengsi untuk novel yang terbit di Timur Tengah. Dalam novel ini, tokoh-tokoh historis yang disucikan oleh gereja berbaur dengan tokoh-tokoh rekaan, menjalin sebuah kisah yang menarik, kontroversial, dan bikin penasaran. Novel berlatar sejarah yang ditulis oleh seorang profesor terkemuka ini mengisahkan autobiografi fiksional seorang rahib Mesir bernama Hypa yang hidup pada masa pergolakan iman Kristen di abad kelima Masehi. Saat itu terjadi pertentangan antara berbagai aliran gereja menyangkut konsep-konsep sakral, termasuk soal Trinitas dan ketuhanan Yesus, yang kemudian berpuncak pada serangkaian tragedi kekerasan yang mengatasnamakan Tuhan.
read more
Azazil – Youssef Ziedan
Azazil adalah buku laris fenomenal yang meraih The Arabic Booker Prize 2009, sebuah penghargaan bergengsi untuk novel yang terbit di Timur Tengah. Dalam novel ini, tokoh-tokoh historis yang disucikan oleh gereja berbaur dengan tokoh-tokoh rekaan, menjalin sebuah kisah yang menarik, kontroversial, dan bikin penasaran. Novel berlatar sejarah yang ditulis oleh seorang profesor terkemuka ini mengisahkan autobiografi fiksional seorang rahib Mesir bernama Hypa yang hidup pada masa pergolakan iman Kristen di abad kelima Masehi. Saat itu terjadi pertentangan antara berbagai aliran gereja menyangkut konsep-konsep sakral, termasuk soal Trinitas dan ketuhanan Yesus, yang kemudian berpuncak pada serangkaian tragedi kekerasan yang mengatasnamakan Tuhan.
Novel memukau ini diwarnai pula oleh kisah cinta terlarang antara Hypa dengan dua wanita jelita: Oktavia yang penyembah berhala dan Martha sang penyanyi gereja. Adapun Azazil adalah raja iblis yang diusir Tuhan dari surga karena membangkang. Dalam kisah ini, Azazil yang licik menggoda Hypa untuk menuliskan rahasia kelam hidupnya serta pikiran-pikiran terlarangnya yang sesat menurut gereja di atas lembaran perkamen. Berabad-abad kemudian manuskrip kuno berbahasa Aramik itu ditemukan dan berhasil ditemukan oleh seorang ahli filologi, sekaligus mengungkap sebuah misteri yang telah terkubur lebih dari seribu tahun.
Komentar-Komentar:
“Azazil adalah buku paling berbahaya bagi keimanan Kristen.”
—Kardinal Besyaway, Sekretaris Umum Kepala Gereja Ortodoks Koptik Mesir
“Sebuah novel yang mendobrak sakralitas.”
—Jurnal Al-Qahirah, Mesir.
“Azazil adalah karya sastra yang tiada tanding.”
—Koran El-Ra`y, Yordania
—Kardinal Besyaway, Sekretaris Umum Kepala Gereja Ortodoks Koptik Mesir
“Sebuah novel yang mendobrak sakralitas.”
—Jurnal Al-Qahirah, Mesir.
“Azazil adalah karya sastra yang tiada tanding.”
—Koran El-Ra`y, Yordania
“The Arabic Da Vinci Code”
Azazil; Godaan Raja Iblis
Diterjemahkan dari judul asli Azazil, dalam bahasa Arab, terbitan Dar El-Shourouq, 2009
Karya Youssef Ziedan
Penerbit PT Serambi Ilmu Pustaka
Cetakan I, Januari 2010
The Arabic Booker Prize Winner 2009
International Best Selller
Thursday, 13 January 2011
0
Thursday, 13 January 2011
Unknown
Kelelahan membaca bertumpuk manuskrip tentang teori-teori konspirasi okultisme, tiga orang editor memutuskan untuk sedikit bersenang-senang. Mereka pun membuat sebuah teori konspirasi dan mulai terobsesi dengannya. Dari Freemasonry, Kabala, hingga Kesatria Templar, tak satu pun terlewatkan. Namun, permainan ini berubah menjadi teror ketika para penggemar teori konspirasi menganggapnya serius. Lebih buruk lagi, sebuah perkumpulan rahasia meyakini bahwa salah seorang editor tersebut memiliki kunci harta karun milik Kesatria Templar yang hilang. Perburuan dimulai. Siapkah mereka membayar mahal untuk sesuatu yang berawal dari keisengan? Foucault’s Pendulum, satu karya istimewa dari maestro dunia Umberto Eco akan mengajak Anda menelusuri labirin gelap konspirasi-konspirasi besar dunia.
read more
Foucault’s Pendulum – Umberto Eco
Kelelahan membaca bertumpuk manuskrip tentang teori-teori konspirasi okultisme, tiga orang editor memutuskan untuk sedikit bersenang-senang. Mereka pun membuat sebuah teori konspirasi dan mulai terobsesi dengannya. Dari Freemasonry, Kabala, hingga Kesatria Templar, tak satu pun terlewatkan. Namun, permainan ini berubah menjadi teror ketika para penggemar teori konspirasi menganggapnya serius. Lebih buruk lagi, sebuah perkumpulan rahasia meyakini bahwa salah seorang editor tersebut memiliki kunci harta karun milik Kesatria Templar yang hilang. Perburuan dimulai. Siapkah mereka membayar mahal untuk sesuatu yang berawal dari keisengan? Foucault’s Pendulum, satu karya istimewa dari maestro dunia Umberto Eco akan mengajak Anda menelusuri labirin gelap konspirasi-konspirasi besar dunia.
Komentar-Komentar:
“Lebih dalam dan lebih kaya dibandingkan The Name of the Rose.”–New York Times
“Perpaduan antara mitos, cerita detektif, filsafat, dan teka-teki matematika yang luar biasa.” —Publishers Weekly
“Sebuah Kisah petualangan intelektual yang sensasional dan menegangkan.” —The Washington Post Book World
“Cerdas sekaligus menghibur… Meski sarat dengan informasi menarik dan pelik, novel ini sangat mudah diikuti dan plotnya pun menawan!” —Sunday Times
“Alur yang sangat dinamis… bahkan lebih kaya intrik dibanding The Name of the Rose.” —Time
Foucault’s Pendulum
Novel Konspirasi yang melibatkan berbagai perkumpulan rahasia besar dunia
Diterjemahkan dari Foucoault’s Pendulum (Judul asli dalam bahasa Italia, Il Pendolo di Foucault) 1997
Karya Umberto Eco
Penulis Novel laris internasional The Name of the Rose
Penerbit Bentang
Cetakan Pertama, November 2010
Novel Konspirasi yang melibatkan berbagai perkumpulan rahasia besar dunia
Diterjemahkan dari Foucoault’s Pendulum (Judul asli dalam bahasa Italia, Il Pendolo di Foucault) 1997
Karya Umberto Eco
Penulis Novel laris internasional The Name of the Rose
Penerbit Bentang
Cetakan Pertama, November 2010
Tuesday, 26 October 2010
0
Tuesday, 26 October 2010
Unknown
“Manusia memiliki sesuatu yang disebut fitrah. Fitrah ini menjamin kita bisa mengetahui kebenaran ketika ia datang. Dan apakah kebenaran itu? Itulah Islam.” Pernyataan itu menohok hati Tamika. Benarkah dirinya memiliki fitrah itu? Tamika Douglass, seorang mahasiswi Amerika yang cerdas dan berbakat seni, telah lama dihantui pertanyaan-pertanyaan tentang Tuhan sebagaimana yang diyakini agamanya. Ibu dan sahabat-sahabatnya memberitahunya untuk tidak banyak mempertanyakan Tuhan, agama tidak perlu masuk akal dan ia harus percaya saja. Namun, Tamika tak bisa mengingkari kata hatinya.
read more
If I Should Speak (Novel Catatan Nurani Mualaf Amerika) – Umm Zakiyyah
“Manusia memiliki sesuatu yang disebut fitrah. Fitrah ini menjamin kita bisa mengetahui kebenaran ketika ia datang. Dan apakah kebenaran itu? Itulah Islam.” Pernyataan itu menohok hati Tamika. Benarkah dirinya memiliki fitrah itu? Tamika Douglass, seorang mahasiswi Amerika yang cerdas dan berbakat seni, telah lama dihantui pertanyaan-pertanyaan tentang Tuhan sebagaimana yang diyakini agamanya. Ibu dan sahabat-sahabatnya memberitahunya untuk tidak banyak mempertanyakan Tuhan, agama tidak perlu masuk akal dan ia harus percaya saja. Namun, Tamika tak bisa mengingkari kata hatinya.
Persahabatan dengan dua sahabat Muslim, Aminah dan Durrah “Dee” Gonzalez, membuka jalan baginya untuk mengenal Islam. Tamika merasa ajaran-ajaran Islam bisa menjawab pertanyaan-pertanyaannya. Mungkinkah yang berbicara itu adalah fitrahnya? Namun, apakah Islam yang selama ini ia cari? Beranikah ia mengambil langkah berani menjadi Muslim? Bukankah Islam adalah agama yang menindas perempuan, agama bangsa-bangsa tertinggal di dunia?
Inilah sebuah novel pencarian spiritual yang mendapat sambutan luar biasa di berbagai negara dan dianggap membawa pembaruan pada genre novel spiritual. Dikaji di kelas-kelas dan klub-klub buku, telah banyak pembaca mengakui pengaruh novel ini pada hidup mereka.
“Saya tak bisa berhenti membacanya sebelum selesai. Plot dan gaya penulisannya sungguh brilian!”
— Dr. Robert D. Crane, mantan penasihat presiden Amerika Serikat.
Penggambaran realitas dalam novel ini sangat meyakinkan.
— Ayesta Chung, The American Muslim Magazine.
Novel ini layak menjadi bahan kajian akademis yang serius.
— Prof. K. Bryant, Howard University.
— Dr. Robert D. Crane, mantan penasihat presiden Amerika Serikat.
Penggambaran realitas dalam novel ini sangat meyakinkan.
— Ayesta Chung, The American Muslim Magazine.
Novel ini layak menjadi bahan kajian akademis yang serius.
— Prof. K. Bryant, Howard University.
If I Should Speak (Novel Catatan Nurani Mualaf Amerika)
diterjemahkan dari If I Should Speak: A Novel
Karya Umm Zakiyyah
Cetakan I, Juni 2009
Penerbit Mizania
Tebal: 379+
diterjemahkan dari If I Should Speak: A Novel
Karya Umm Zakiyyah
Cetakan I, Juni 2009
Penerbit Mizania
Tebal: 379+
Thursday, 14 October 2010
0
Thursday, 14 October 2010
Unknown
“Kalian adalah sang penentu takdir. Roda takdir memintal di sekitar kalian. Menarik dan memilin orang-orang yang berkaitan dengan takdir kalian. Membentuk sebuah jarring takdir yang akan menentukan nasib dunia.” Kedamaian Desa Two Rivers punah bersama datangnya serbuan penunggang hitam—yang jubahnya tak tersentuh angin—membawa terror saat perayaan Bel Tine. Kegembiraan warga desa sontak berubah kengerian saat monster-monster kegelapan yang selama ini hanya mereka dengar dari kisah juru dongeng, bermunculan di tengah mereka.
read more
Eye of The World – Robert Jordan
“Kalian adalah sang penentu takdir. Roda takdir memintal di sekitar kalian. Menarik dan memilin orang-orang yang berkaitan dengan takdir kalian. Membentuk sebuah jarring takdir yang akan menentukan nasib dunia.” Kedamaian Desa Two Rivers punah bersama datangnya serbuan penunggang hitam—yang jubahnya tak tersentuh angin—membawa terror saat perayaan Bel Tine. Kegembiraan warga desa sontak berubah kengerian saat monster-monster kegelapan yang selama ini hanya mereka dengar dari kisah juru dongeng, bermunculan di tengah mereka.
Demi menyelamatkan orang-orang yang mereka cintai, tiga pemuda Desa Two Rivers—Rand, Matt, dan Perrin—pergi meninggalkan kampung halaman mereka, terjun ke dalam pertempuran abadi antara gelap dan terang, melawan makhluk-makhluk kegelapan. Sementara itu, kultus penyihir menginginkan mereka melawan Raja Kegelapan, dengan alasan mereka adalah ta’veren, penentu takdir zaman. Namun, bagaimana dengan takdir mereka sendiri? Takdir yang mereka inginkan?
Novel ini menciptakan sensasi luar biasa di kalangan penggemar novel fantasi dunia ketika pertama kali terbit tiga puluh tahun silam. Robert Jordan menata kisah epiknya dengan gambaran yang terperinci tentang dunia magis, sejarah, politik, karakter-karakter, dan latar belakang budaya yang realistis. Buku pertama dalam serial Wheel of Timeini akan mengantarkan Anda pada petualangan yang jauh lebih dahsyat daripada Lord of the Ring.
“Jordan datang untuk mendominasi dunia yang telah disingkapkan Tolkien lewat Trilogi Lord of The Ring.”—The New York Times.
Buku Pertama Wheel of Time: Eye of The World
Diterjemahkan dari The Eye of the World
Karya Robert Jordan
Penerbit Mizan Fantasi
Cetakan I, September 2010
Tebal: 899+
Diterjemahkan dari The Eye of the World
Karya Robert Jordan
Penerbit Mizan Fantasi
Cetakan I, September 2010
Tebal: 899+
Wednesday, 6 October 2010
0
Wednesday, 6 October 2010
Unknown
Mengoptimalkan sinergi otak kanan dan otak kiri. Thinkertoys merangsang setiap orang untuk mendapatkan ide baru. Thinkertoys merupakan teknik spesifik dan praktis yang dapat menghasilkan ide besar atau kecil: untuk menghasilkan uang, menyelesaikan masalah, memenangi persaingan, atau meningkatkan karier. Yang pasti, teknik-teknik ini akan membantu Anda memiliki ide untuk menghasilkan produk baru dan cara baru melakukan sesuatu.
read more
ThinkerToys – Michael Michalko
Mengoptimalkan sinergi otak kanan dan otak kiri. Thinkertoys merangsang setiap orang untuk mendapatkan ide baru. Thinkertoys merupakan teknik spesifik dan praktis yang dapat menghasilkan ide besar atau kecil: untuk menghasilkan uang, menyelesaikan masalah, memenangi persaingan, atau meningkatkan karier. Yang pasti, teknik-teknik ini akan membantu Anda memiliki ide untuk menghasilkan produk baru dan cara baru melakukan sesuatu.
Thinkertoys ini …
- Mengubah setiap orang menjadi pemikir kreatif — CreativeMind
- Menunjukkan bagaimana melakukan hal yang dianggap tak mungkin — The Futurist
- Orkestra berpikir-kreatif dalam sebuah buku yang akan melejitkan imajinasi — Chicago Tribune
- Menunjukkan bagaimana mengembangkan imajinasi — Newsweek
- Akan mengubah cara berpikir — Wall Street Journal
- Salah satu buku bisnis terpenting dasawarsa ini — Women in Business
- Salah satu buku bisnis terbaik — majalah success
- Akan membuat Anda senantiasa tertantang untuk melakukan hal-hal yang tampaknya mustahil — Executive Edge
- Gudang ide untuk menyelesaikan masalah — Executive Book Summaries
- Bacaan wajib untuk semua pebisnis — Entrepreneur
Dikemas secara menarik dan praktis, Thinkertoys ini mencakup lebih dari 30 teknik berpikir linear dan intuitif yang bisa digunakan oleh perseorangan atau kelompok untuk mengatasi dan menangani aneka masalah bisnis secara kreatif dan segar. Tak hanya itu, tersedia pula ratusan tips n tricks berpikir -kreatif. Dan, edisi yang diperkaya dan diperbaharui ini, membuat pula sejumlah teknik, contoh, dan permainan baru.
“Buku ini memberikan tools untuk kita ‘bermain’ dan menjadi kreatif.” — Yoris Sebastian, OMG Creative Consulting.
“Setiap orang memiliki potensi kreatif yang mengagumkan, tetapi tidak banyak yang mampu mengaktualkannya. Buku ini menawarkan kiat untuk membantu menumbuhkan potensi kreativitas itu.” — Anies Baswedan, Ph.D., Rektor Universitas Paramadina
“Menguatnya aspek kognitif tanpa disertai meningkatnya kemampuan berpikir kreatif tidak cukup untuk bersaing di era ekonomi kreatif. Buku ini melatih otak kanan kita banyak bermain dengan permainan kreatif.” — Betti Alisjahbana, Founder & CEO QB Creative, CEO IBM Indonesia 2000-2008.
info:
Thinker Toys — “Handbook” Permainan Berpikir para Pebisnis Kreatif.
Mengoptimalkan Sinergi Otak Kanan dan Otak Kiri
Terjemahan dari Thinkertoys: A Handbook of Creative-Thinking Techniques terbitan Ten Speed Press, Barkeley, California, 2006
Penulis: Michael Michalko (Pakar Kreativitas Terkemuka)
Penerjemah: Word++ Translation Service & Budi Yogapranata
Penerbit Kaifa
Edisi Lama: Cetakan 1, Mei 2009
Edisi Baru: Cetakan 1, November 2009
Tebal 420 hlm; 24 cm
Mengoptimalkan Sinergi Otak Kanan dan Otak Kiri
Terjemahan dari Thinkertoys: A Handbook of Creative-Thinking Techniques terbitan Ten Speed Press, Barkeley, California, 2006
Penulis: Michael Michalko (Pakar Kreativitas Terkemuka)
Penerjemah: Word++ Translation Service & Budi Yogapranata
Penerbit Kaifa
Edisi Lama: Cetakan 1, Mei 2009
Edisi Baru: Cetakan 1, November 2009
Tebal 420 hlm; 24 cm
0
Unknown
“Hanif Sjehbandi!” teriak seorang official klub Manchester United. Hanif Sjahbandi hanya melongo terdiam seribu bahasa. Bukan karena namanya dilafalkan dengan aneh oleh pria necis itu, tetapi tersadar dirinya terpilih sebagai salah satu peserta terbaik dari World Skills Finals. Ini hampir menandingi rasa syok Hanif ketika para pemain Manchester United seperti Wayne Rooney, Rio Ferdinand, dan Paul Scholes, melewati batang hidungnya dan meliriknya. Hanif Sjahbandi adalah bocah 13 tahun yang rela melintas samudra dan benua demi cita-citanya. Demi sepakbola, ia bermimpi menjadi seorang legenda sepakbola Indonesia. Dan demi sepakbola pula, ia berziarah ke makam Bapak Bangsa, Bung Karno, di Blitar, “Bung… Bung… izinkan aku membawa Indonesia ke Piala Dunia!” Mampukah Hanif menendang bola sejauh mimpi-mimpinya?
read more
Merah Putih di Old Trafford – Langlang Randhawa
“Hanif Sjehbandi!” teriak seorang official klub Manchester United. Hanif Sjahbandi hanya melongo terdiam seribu bahasa. Bukan karena namanya dilafalkan dengan aneh oleh pria necis itu, tetapi tersadar dirinya terpilih sebagai salah satu peserta terbaik dari World Skills Finals. Ini hampir menandingi rasa syok Hanif ketika para pemain Manchester United seperti Wayne Rooney, Rio Ferdinand, dan Paul Scholes, melewati batang hidungnya dan meliriknya. Hanif Sjahbandi adalah bocah 13 tahun yang rela melintas samudra dan benua demi cita-citanya. Demi sepakbola, ia bermimpi menjadi seorang legenda sepakbola Indonesia. Dan demi sepakbola pula, ia berziarah ke makam Bapak Bangsa, Bung Karno, di Blitar, “Bung… Bung… izinkan aku membawa Indonesia ke Piala Dunia!” Mampukah Hanif menendang bola sejauh mimpi-mimpinya?
“Pertama sekali melihat Hanif tahun 2007 ketika dia mengikuti Real Madrid Football Academy Camp di Bali, saya terkesan dengan bakatnya yang luar biasa. Salut buat semua prestasi yang telah diraih Hanif. Jangan lupa, prestasi hari ini adalah langkah awal, bukan langkah air.” —Demis A. Djamaoeddin, Manajer Umum Badan Tim Nasional (BTN)
“Hanif telah ‘menyapa’ dunia dan menunjukkan bakat bermain sepakbola anak-anak Indonesia. Sebiah contoh bakat yang dibungkus dengan keyakinan serta dukungan keluarga.” —Weshley Hutagalung, Wartawan Tabloid Bola
Merah Putih di Old Trafford: Kisa Anak Indonesia Yang Terpilih Berlartih di Kandang Red Devils
Penulis: Langlang Randawa
Penerbit Kaifa
Cetakan 1, Juli 2010
Tebal: 288 hlm, 20,5
Penulis: Langlang Randawa
Penerbit Kaifa
Cetakan 1, Juli 2010
Tebal: 288 hlm, 20,5
Thursday, 22 April 2010
0
Thursday, 22 April 2010
Unknown
Hoegeng adalah sosok polisi yang disegani kawan dan lawan, tetapi dicintai banyak orang karena kelembutan dan sikap jujurnya. Di balik ketegasannya, Hoegeng juga sosok yang humoris dan berjiwa seni. Pernah menjaba Kapolri, sebelum dicopot Soeharo karena berseberangan, Hoegeng terkenal kukuh dan sangat berani memperjuangkan kepolisian yang bersih. Beberapa prestasi yang sudah ditorehkan Hoegeng termasuk: pemeriksaan banyak menteri karena dugaan korupsi atau penyalahgunaan jabatan; pendirian antikorupsi di Medan; penyelesaian kasus tertembaknya mahasiswa ITB, Rene Coenrad, pada Oktober 1970 yang menjadi salah satu lembaran hitam taruna Akabri Kepolisian; penyelesaian peristiwa “Sum Kuning” yang menghebohkan dan kabarnya melibatkan putra pejabat; pemeriksaan penyelundupan mobil mewah yang membenturkan Hoegeng dengan “orang kuat” Indonesia masa itu.
read more
Hoegeng; Oase Menyejukkan di Tengah Perilaku Koruptif Para Pemimpin Bangsa
Hoegeng adalah sosok polisi yang disegani kawan dan lawan, tetapi dicintai banyak orang karena kelembutan dan sikap jujurnya. Di balik ketegasannya, Hoegeng juga sosok yang humoris dan berjiwa seni. Pernah menjaba Kapolri, sebelum dicopot Soeharo karena berseberangan, Hoegeng terkenal kukuh dan sangat berani memperjuangkan kepolisian yang bersih. Beberapa prestasi yang sudah ditorehkan Hoegeng termasuk: pemeriksaan banyak menteri karena dugaan korupsi atau penyalahgunaan jabatan; pendirian antikorupsi di Medan; penyelesaian kasus tertembaknya mahasiswa ITB, Rene Coenrad, pada Oktober 1970 yang menjadi salah satu lembaran hitam taruna Akabri Kepolisian; penyelesaian peristiwa “Sum Kuning” yang menghebohkan dan kabarnya melibatkan putra pejabat; pemeriksaan penyelundupan mobil mewah yang membenturkan Hoegeng dengan “orang kuat” Indonesia masa itu.
Jejak Hoegeng menggugah nurani bangsa yang dalam terbenam akibat perilaku koruptif para pemimpin yang autis—asyik berebut kue kekuasaan dan hanya memikirkan kepentingan diri sendiri.
“Hanya ada tiga polisi yang tidak bias disogok: Hoegeng, patung polisi dan polisi tidur.” –Dr. George Junus Aditjondro
“Saya hamper tidak percaya ada sosok polisi yang demikian bersih dan jujur.” –Teten Masduki
Hoegeng
Oase Menyejukkan di Tengah Perilaku Koruptif Para Pemimpin Bangsa
Karya Aris Santoso, Ery Sutrisno, Hasudungan Sirait, Imran Hasibuan
Penerbit Bentang
Cetakan Pertama, April 2009
Pengantar: Asvi Warman Adam, Sejarawan dan Peneliti LIPI
Penyunting: Stanley
Oase Menyejukkan di Tengah Perilaku Koruptif Para Pemimpin Bangsa
Karya Aris Santoso, Ery Sutrisno, Hasudungan Sirait, Imran Hasibuan
Penerbit Bentang
Cetakan Pertama, April 2009
Pengantar: Asvi Warman Adam, Sejarawan dan Peneliti LIPI
Penyunting: Stanley
0
Unknown
Dengan suara yang masih menahan amarah, Malikuddhahir II kembali berkata, “Katakan kepada Gajah Mada, Malikuddhahir II tidak mau menerima surat perintahnya. Tanah Jawa tidak akan pernah bias menundukkan Samudera Pasai!” Mereka adalah tiga generasi, berjuang untuk negeri yang sama, dengan kisah berbeda. Malikussaleh, sang pendiri yang penuh charisma, yang pergi ketika semua rakyat sampai pada puncak cinta terhadap sang raja. Malikuddhahir, terperangkap dalam bara dendam musuh lama, yang nyaris memicu perang saudara yang penuh darah. Malikuddhahir II, terjebak dalam cinta tak sampai, yang membawa pergi jauh dirinya untuk mengobati luka hatinya, namun kemudian kembali menjadi sosok yang gagah perwira.
read more
Samudra Pasai – Putra Gara
Dengan suara yang masih menahan amarah, Malikuddhahir II kembali berkata, “Katakan kepada Gajah Mada, Malikuddhahir II tidak mau menerima surat perintahnya. Tanah Jawa tidak akan pernah bias menundukkan Samudera Pasai!” Mereka adalah tiga generasi, berjuang untuk negeri yang sama, dengan kisah berbeda. Malikussaleh, sang pendiri yang penuh charisma, yang pergi ketika semua rakyat sampai pada puncak cinta terhadap sang raja. Malikuddhahir, terperangkap dalam bara dendam musuh lama, yang nyaris memicu perang saudara yang penuh darah. Malikuddhahir II, terjebak dalam cinta tak sampai, yang membawa pergi jauh dirinya untuk mengobati luka hatinya, namun kemudian kembali menjadi sosok yang gagah perwira.
Samudra Pasai, kerajaan Islam pertama yang ada di bumi Nusantara. Kerajaan yang makmur dan berdaulat, dengan raja yang adil dan bijaksana. Tapi semua itu berada di ujung tanduk. Samudera Pasai terancam hancur di tangan keserakahan Gajah Mada.
“Kisah yang sangat mengesankan, diangkat dari latar belakang sejarah yang belum pernah dituliskan.” –Teungku Ilyas A. Hamid, Bupati Aceh Utara
“Membaca novel ini seperti menyaksikan peristiwa berabad-abad silam. Keren.” –Sapto Yunus, jurnalis Koran Tempo
“Harus baca novel yang satu ini, bukan hanya data yang didapat, tetapi jiga filosofi-filosofi dan makna-makna tersirat.That’s what I love about legend.” –Zara Zettira Zr., penulis
“Novel ini begitu samar antara fiksi atau memang fakta sejarah. Tapi sangat luar biasa.” –Zesopol Caminha, Jurnalis Amerika
“Selain menyuguhkan data sejarah dalam novelnya, Gara juga mengedepankan unsure dramatis, heroic, dan percintaan.” –Harian Nirmala Pos , Tegal
“Novel Samudera Pasai, realita dalam dunia fiksi.” –Harian Aceh Independen
Samudra Pasai
Cinta dan Pengkhianatan
Karya Putra Gara
Penerbit Hikmah
Cetakan I, Januari 2010
Tebal: 452+
Cinta dan Pengkhianatan
Karya Putra Gara
Penerbit Hikmah
Cetakan I, Januari 2010
Tebal: 452+
0
Unknown
“Dibs…dia sangat memusingkan. Suami saya dan saya sangat bahagia sebelum Dibs lahir. Dan saat ia lahir, semua menjadi sangat berbeda. Benda yang begitu besar dan tak berbentuk! Sama sekali tak member tanggapan. Bahkan, sejak lahir dia sudah menolak saya. Dia akan mengejang dan menangis setiap kali digendong!” begitulah keluhan ibu Dibs ketika berkonsultasi dengan seorang ahli terapi. Dia tak sanggup lagi menahan beban emosionalnya dan memutuskan meminta bantuannya untuk menangani anaknya, Dibs. Ada apa dengan bocah lelaki ini? Tingkah laku Dibs sangat tidak lazim. Suatu saat, dia menujukkan perilaku seperti anak erbelakang mental. Pada saat lain, dia dengan cepat dan tenang mengerjakan sesuatu yang mengindikasikan bahwa dia anak yang sanga cerdas.
read more
Penjara Pikiran Dibs – Virginia M. Axline
“Dibs…dia sangat memusingkan. Suami saya dan saya sangat bahagia sebelum Dibs lahir. Dan saat ia lahir, semua menjadi sangat berbeda. Benda yang begitu besar dan tak berbentuk! Sama sekali tak member tanggapan. Bahkan, sejak lahir dia sudah menolak saya. Dia akan mengejang dan menangis setiap kali digendong!” begitulah keluhan ibu Dibs ketika berkonsultasi dengan seorang ahli terapi. Dia tak sanggup lagi menahan beban emosionalnya dan memutuskan meminta bantuannya untuk menangani anaknya, Dibs. Ada apa dengan bocah lelaki ini? Tingkah laku Dibs sangat tidak lazim. Suatu saat, dia menujukkan perilaku seperti anak erbelakang mental. Pada saat lain, dia dengan cepat dan tenang mengerjakan sesuatu yang mengindikasikan bahwa dia anak yang sanga cerdas.
Tingkah laku ini ternyata juga tidak tak lepas dari kondisi di rumah Dibs: orang tuanya tak menginginkannya, sekaligus luput mengenali potensi kecerdasan Dibs yang di atas rata-rata. Atmosfer di rumahnya juga begitu dingin tanpa cinta kasih. Bagaimana Dibs mampu terbebas dari “penjara” ini?
Buku ini ditulis langsung oleh mantan ahli terapi yang menangani Dibs, dan dengan gamblang menunjukkan bagaimana menangani anak-anak dengan kasus semacam Dibs. Inilah buku klasik terapi anak yang memaparkan perkembangan Dibs dari waktu ke waktu.
“Buku ini menyadarkan kita semua bahwa dengan kekuatan cinta seorang anak dapat menemukan poensinya yang menakjubkan.” –Kak Seto, Komnas Perlindungan Anak
“Kesabaran, ketekunan, dan komitmen seorang professional mampu mengubah perilaku seorang anak bermasalah. Patut dicontoh oleh para orangtua.” –Prof. Dr. Sarlito W. Sarwono, Psikolog
“Kisah yang sangat menyentuh! Siapapun yang membaca akan sadar betapa besarnya pengaruh kasih saying yang tulus pada perkembangan seorang anak. Inspiratif, terutama bagi para praktisi, orangtua atau keluarga dari penderita autis tentang bagaimana menangani kasus-kasus serupa.“ –Dyah Puspita, Psikolog dan ibu seorang remaja penderita autis.
Penjara Pikiran Dibs
Kisah Nyata Keberhasilan Terapi Bermain pada Anak Dengan Gangguan Perkembangan Mental
Diterjemahkan dari Dibs in Search of Self
Karya Virginia M. Axline
Penerjemah: Anastasia Rima Hendrarini
Penerbit: Qanita
Cetakan I, Maret 2010
Tebal: 308 hlm.; 20,5 cm
Kisah Nyata Keberhasilan Terapi Bermain pada Anak Dengan Gangguan Perkembangan Mental
Diterjemahkan dari Dibs in Search of Self
Karya Virginia M. Axline
Penerjemah: Anastasia Rima Hendrarini
Penerbit: Qanita
Cetakan I, Maret 2010
Tebal: 308 hlm.; 20,5 cm
Thursday, 1 April 2010
0
Thursday, 1 April 2010
Unknown
Kasvha pergi dari Suriah, meninggalkan Khosrou, sang penguasa Persia tempatnya mengabdikan hidup demi menemukan lelaki itu: Muhammad. Al-Amin yang kelahirannya akan membawa rahmat bagi semesta alam, pembela kaum papa, penguasa yang adil kepada rakyatnya. Kehidupan Kashva setelah itu berubah menjadi pelarian penuh kesakitan dan pencarian yang tiada henti terhadap sosok yang dijanjikan. Seorang Pangeran Kedamaian yang dijanjikan oleh semua kitab suci yang dia cai dari setiap ungkapan ayat-ayat Zardusht sampai puncak-puncak salju di perbatasan India, Pegunungan Tibet, biara di Suriah, Istana Heraklius, dan berakhir di Yastrib, sang Kota Cahaya. Hasarat dalam diri Kashva sudah tak terbendung lagi. Keinginannya untuk bisa bertemu dengan Muhammad demikian besar hingga tak ada sesuatu pun yang membuatnya jerih. Bahkan maut yang mengintai dari ujung pedang tentara Khosrou tak jua menyurutkan kerinduannya bertemu Muhammmad.
Kisah pencarian Kashva yang syahdu dalam novel ini akan membawa kita menelusur Jazirah Arab, India, Barrus, hingga Tibet.
read more
Novel Biografi: Muhammad; Lelaki Penggenggam Hujan – Tasaro GK
Kasvha pergi dari Suriah, meninggalkan Khosrou, sang penguasa Persia tempatnya mengabdikan hidup demi menemukan lelaki itu: Muhammad. Al-Amin yang kelahirannya akan membawa rahmat bagi semesta alam, pembela kaum papa, penguasa yang adil kepada rakyatnya. Kehidupan Kashva setelah itu berubah menjadi pelarian penuh kesakitan dan pencarian yang tiada henti terhadap sosok yang dijanjikan. Seorang Pangeran Kedamaian yang dijanjikan oleh semua kitab suci yang dia cai dari setiap ungkapan ayat-ayat Zardusht sampai puncak-puncak salju di perbatasan India, Pegunungan Tibet, biara di Suriah, Istana Heraklius, dan berakhir di Yastrib, sang Kota Cahaya. Hasarat dalam diri Kashva sudah tak terbendung lagi. Keinginannya untuk bisa bertemu dengan Muhammad demikian besar hingga tak ada sesuatu pun yang membuatnya jerih. Bahkan maut yang mengintai dari ujung pedang tentara Khosrou tak jua menyurutkan kerinduannya bertemu Muhammmad.Kisah pencarian Kashva yang syahdu dalam novel ini akan membawa kita menelusur Jazirah Arab, India, Barrus, hingga Tibet.
Himada…himada…Diakah Himada? Astvat-ereta? Lelaki yang kelahirannya telah lama diramalkan gulungan-gulungan perkamen kuno? Sosok Maitreya yang memiliki tubuh semurni emas, terang benderang, dan suci?
Ya, ini adalah kisah seorang pemimpin paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Ini adalah cerita tentang permulaan sebuah ajaran yang paling disalahpahami di muka bumi. Ini adalah sebuah titian perjalanan setiap manusia spiritual berbagai agama untuk menemukan Dia yang Dijanjikan.
Kashva mencari dia yang oleh Zardusht disebut Asvat-ereta; oleh Yohanes Pembaptis dipuji begitu mulia, oleh ayat-ayat suci Kuntap Sukt dipanggil Mamah Rishi; oleh Sang Buddha dipanggil Maitreya, dan oleh dirinya dijuluki Sang Penggenggam Hujan. Hingga pada waktunya, Kashva dihadapkan pada sebuah pertanyaan: benarkah dia sudah bertemu dengan Dia yang Dijanjikan ataukah tengah menipu diri sendiri dan tak menemukan apa-apa setelah perjalanan panjang yang demikian melelahkan?
“Novel yang benar-benar sangat memikat dan akurat tentang Rasulullah SAW.”
—Ahmad Rofi’ Usmani, penulis buku-buku tentang Muhammad
—Ahmad Rofi’ Usmani, penulis buku-buku tentang Muhammad
“Tasaro bagai pemimpin tur spiritual ke pelosok Persia dan Arab di abad VII. Sangat personal, kadang seakan kia merasa berada di belakang kuduk Rasulullah.”
—A. Fuadi, penulis novel Negeri Menara dan Ranah 3 Warna
Sebuah Novel Biografi
Muhammad; Lelaki Penggenggam Hujan.
Karya Tasaro GK.
Penyunting Ahli: Ahmad Rofi Usmani
Penyunting: Fahd Djibran
Penerbit Bentang
Cetakan I, Maret 2010
Tebal: xxvi+46 hlm; 23,5 cm
—A. Fuadi, penulis novel Negeri Menara dan Ranah 3 Warna
Sebuah Novel Biografi
Muhammad; Lelaki Penggenggam Hujan.
Karya Tasaro GK.
Penyunting Ahli: Ahmad Rofi Usmani
Penyunting: Fahd Djibran
Penerbit Bentang
Cetakan I, Maret 2010
Tebal: xxvi+46 hlm; 23,5 cm
Monday, 29 March 2010
0
Monday, 29 March 2010
Unknown
Robert Langdon, sang simbolog genius yang berhasil memecahkan Da Vinci Code, kembali hadir dalam petualangan berbahaya yang penuh teka-teki. Undangan ceramah di Gedung Capitol, Washington, DC, berubah menjadi undangan kematian. Seseorang meletakan simbol Tangan Misteri yang dibuat dari penggalan tangan Peter Solomon, sahabat dan mentor Langdon, sekaligus tokoh penting persaudaraan Mason. Sang penculik Peter meminta Langdon memecahkan kode-kode kelompok rahasia Mason yang melindungi sebuah lokasi di Washington, DC. Lokasi penyimpanan kebijakan tertinggi umat manusia, yang konon akan membuat pemegangnya mampu mengubah dunia. Menjelajahi terowongan-terowongan bawah tanah Capitol, Perpustakaan Kongres, kuil-kuil Mason, dan Monumen Washington, Langdon harus berpacu dengan waktu sekaligus menghindari kejaran CIA yang menganggapnya sebagai ancaman nasional. Sebelum tangah malam, Langdon harus sudah berhasil memecahkan teka-teki kelompok Mason. Jika tidak, nyawa Peter akan melayang, dan rahasia yang konon akan mengguncang Amerika Serikat dan dunia bakal tersebar.
read more
The Lost Symbol – Dan Brown
Robert Langdon, sang simbolog genius yang berhasil memecahkan Da Vinci Code, kembali hadir dalam petualangan berbahaya yang penuh teka-teki. Undangan ceramah di Gedung Capitol, Washington, DC, berubah menjadi undangan kematian. Seseorang meletakan simbol Tangan Misteri yang dibuat dari penggalan tangan Peter Solomon, sahabat dan mentor Langdon, sekaligus tokoh penting persaudaraan Mason. Sang penculik Peter meminta Langdon memecahkan kode-kode kelompok rahasia Mason yang melindungi sebuah lokasi di Washington, DC. Lokasi penyimpanan kebijakan tertinggi umat manusia, yang konon akan membuat pemegangnya mampu mengubah dunia. Menjelajahi terowongan-terowongan bawah tanah Capitol, Perpustakaan Kongres, kuil-kuil Mason, dan Monumen Washington, Langdon harus berpacu dengan waktu sekaligus menghindari kejaran CIA yang menganggapnya sebagai ancaman nasional. Sebelum tangah malam, Langdon harus sudah berhasil memecahkan teka-teki kelompok Mason. Jika tidak, nyawa Peter akan melayang, dan rahasia yang konon akan mengguncang Amerika Serikat dan dunia bakal tersebar.
The Lost Symbol
Karya Dan Brown (penulis The Da Vinci Code)
Diterjemahkan dari The Lost Symbol terbitan Doubleday, New York, 2009
Penerbit Bentang
Cetakan Pertama, Januari 2010
Penerjemah: Ingrid Dwijani Nimpoeno
Penyunting: Esti B.H dan Andityas Prabantoro
Tebal: 712 Halaman; 23,5 cm
Karya Dan Brown (penulis The Da Vinci Code)
Diterjemahkan dari The Lost Symbol terbitan Doubleday, New York, 2009
Penerbit Bentang
Cetakan Pertama, Januari 2010
Penerjemah: Ingrid Dwijani Nimpoeno
Penyunting: Esti B.H dan Andityas Prabantoro
Tebal: 712 Halaman; 23,5 cm
Tuesday, 23 February 2010
0
Tuesday, 23 February 2010
Unknown
Bagi Paman-Alm, Peter, dan Nenek, Heidi adalah keajaiban baru yang melengkapi kehidupan mereka. Kehadiran Heidi mampu mencairkan kebekuan yang mendiami Pegunungan Alpen. Heidi pun sangat menikmati rumah barunya lengkap dengan segala keindahannya: udara yang harum oleh aroma bunga-bunga gunung dari padang rumput yang subur; puncak gunung yang tertutup salju; pohon cemara tua yang meniupkan alunan musik merdu; ” cara matahari mengucapkan selamat malam kepada gunung-gunung””; serta roti lezat dengan irisan daging dan keju panggang yang berwarna keemasan.
read more
Heidi – Johanna Spyri
Bagi Paman-Alm, Peter, dan Nenek, Heidi adalah keajaiban baru yang melengkapi kehidupan mereka. Kehadiran Heidi mampu mencairkan kebekuan yang mendiami Pegunungan Alpen. Heidi pun sangat menikmati rumah barunya lengkap dengan segala keindahannya: udara yang harum oleh aroma bunga-bunga gunung dari padang rumput yang subur; puncak gunung yang tertutup salju; pohon cemara tua yang meniupkan alunan musik merdu; ” cara matahari mengucapkan selamat malam kepada gunung-gunung””; serta roti lezat dengan irisan daging dan keju panggang yang berwarna keemasan.
Namun, apa jadinya jika Heidi harus meninggalkan semua keindahan itu? Sanggupkah ia bertahan di Frankfurt, kota besar yang sama sekali belum pernah dikunjunginya? Lalu, masih mampukah keceriaan Heidi menebarkan kebahagiaan untuk semua orang?
Kisah inspiratif dari akhir abad ke-19 ini hadir dalam versi yang akan membawa pembaca ikut merasakan perjalanan Heidi dari awal hingga akhir.
Telah diterjemahkan ke dalam lebih 50 bahasa
Kisah klasik yang menginspirasi anak-anak dan orang tua sepanjang masa
Kisah klasik yang menginspirasi anak-anak dan orang tua sepanjang masa
Terjual lebih sari 50 juta eksemplar di seluruh dunia, difilmkan belasan kali, dibuat serial televisi dan radio, dan sukses dalam bentuk komik
Heidi
Karya Johanna Spyri
Karya Johanna Spyri
Johanna Spyri menolak membuat autobiografi dirinya karena dia hanya ingin dikenal melalui karya-karyanya. Heidi menjadi karyanya yang paling sukses dan menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia.
Penerbit Bentang
Cetakan Pertama, Januari 2010
Penerjemah: Leo Sabath
Halaman: vi”338 hlm; 20,5 cm
Cetakan Pertama, Januari 2010
Penerjemah: Leo Sabath
Halaman: vi”338 hlm; 20,5 cm
Monday, 22 February 2010
0
Monday, 22 February 2010
Unknown
“Jika karpet itu berganti lima kali, aku akan menjumpaimu di tempat dua ular saling berlilitan pada tongkatnya, saat Proklamasi dibacakan.” Siapa yang peduli dengan karpet tua depan lift di Perpustakaan Nasional, apalagi tentang kapan bergantinya? Mungkin hanya Mamen… dan cintanya. Ya, cinta yang diuji oleh Adriana dalam teka-teki demi teka-teki. “Harinya adalah tiga hari setelah Fatahillah mengusir Portugis dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Masanya sampai pada Perang Diponegoro. Namun orang-orang merana itu tahu, saat mati, jasad mereka akan merana terkubur jauh dari tanah tumpah darah mereka sendiri. Aku yang menunggumu adalah Adriana, pada mimpinya yang tak pernah mati.”
read more
Adriana; Labirin Cinta di Kilometer Nol
“Jika karpet itu berganti lima kali, aku akan menjumpaimu di tempat dua ular saling berlilitan pada tongkatnya, saat Proklamasi dibacakan.” Siapa yang peduli dengan karpet tua depan lift di Perpustakaan Nasional, apalagi tentang kapan bergantinya? Mungkin hanya Mamen… dan cintanya. Ya, cinta yang diuji oleh Adriana dalam teka-teki demi teka-teki. “Harinya adalah tiga hari setelah Fatahillah mengusir Portugis dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Masanya sampai pada Perang Diponegoro. Namun orang-orang merana itu tahu, saat mati, jasad mereka akan merana terkubur jauh dari tanah tumpah darah mereka sendiri. Aku yang menunggumu adalah Adriana, pada mimpinya yang tak pernah mati.”
Patung demi patung di Jakarta, museum, hingga kuburan Belanda menjadi simbol-simbol teka-teki cinta Adriana. Dibantu Sobar sahabatnya yang berotak encer, tekad Mamen membawanya kepada akhir, bahwa ternyata bukan hanya sejarah unik masa lalu yang tersimpan di benak Jakarta, namun pula impian dan cinta sejati.
Dengan bahasa yang mengalir cepat, khas anak muda, kocak, dan terkadang dramatis, novel ini dipenuhi dengan ide-ide yang berlompatan, serta kaya akan inspirasi dan petualangan.
“Penulis telah menaklukkan saya dalam berbagai ajuan teka-teki, yang baru dapat saya pecahkan setelah kalimat demi kalimat saya baca…. Salut!”
– Erros Djarot, Sutradara Film
– Erros Djarot, Sutradara Film
“Jenius. Baru kali ini saya ikut berteka-teki dengan riang gembira sambil membaca sebuah novel. Fajar dan Artasya telah merajut sebuah kisah cinta biasa, menjadi sebuah kisah cinta yang seru, membuat kita tambah pintar, an… ini menimbulkan efek suspense yang benar-benar tersebar merata di tiap babnya. Salut buat Fajar dan Artasya.
– Ifa Avianty, Penulis novel Facebook on Love
– Ifa Avianty, Penulis novel Facebook on Love
“Sejarah, simbol-simbol, teka-teki, dan cinta. Kombinasi yang “mematikan”. Saya suka paket ini.”
– Tasaro GK, Penulis Galaksi Kinanthi
– Tasaro GK, Penulis Galaksi Kinanthi
Adriana
Labirin Cinta di Kilometer Nol
Penulis: Fajar Nugros, Artasya Sudirman
Penerbit: Lingkar Pena Publishing
Halaman: 400
Terbit : Januari 2010
Labirin Cinta di Kilometer Nol
Penulis: Fajar Nugros, Artasya Sudirman
Penerbit: Lingkar Pena Publishing
Halaman: 400
Terbit : Januari 2010
Saturday, 16 January 2010
0
Saturday, 16 January 2010
Unknown
Chen Zhen, Seorang Cina Han, adalah pelajar muda dari Beijing yang dikirim ke Olonbulag, sebuah daerah di pedalaman Mongolia.
Di sana dia menjalani kehidupan yang keras di tengah para penggembala dan berkenalan dengan sosok makhluk yang paling penting dan di hormati warga padang rumput: serigala. Begitu besarnya keingintahuan Chen, sampai akhirnya dia pun menangkap dan membesarkan seekor anak serigala. Perlahan, serigala kecil itu merebut hati Chen. Setiap tindak-tanduknya membuat Chen kagum dan takjub, dan dia pun berharap agar bisa menjalin persahabatan dengan hewan cerdas tersebut. Namun Chen sadar, keputusannya itu telah menyinggung perasaan sebagian besar penggembala. Dia dianggap orang luar yang tak menghormati adat-istiadat padang rumput. Masalah terbesar datang tak lama kemudian, Pemerintah Mao memerintahkan eksekusi massal bagi para serigala demi menciptakan sistem pertanian kolektif warga Cina Han. Chen Zhen pun merasa dia tak bisa tinggal diam. Berhasilkah dia menentang bangsanya sendiri dan menyelamatkan hidup para serigala Mongolia?
“Menenyengat… Kekuatan prosa Jiang Rong begitu jelas…”
–National Geographic Traveler (Book of the Month)
”Kisah petualangan intelektual … Setelah menyelesaikan sekian ratus halaman, kau pasti merasa ingin berdiri dan melolong.”
—Alan Cheuse, San Francisco Chronicle
”Jiang Rong sebentar lagi akan menjadi salah satu dari beberapa novelis Cina yang paling dielu-elukan dan kontroversial di dunia.”
—The Guardian (London)
read more
Wolf Totem
Chen Zhen, Seorang Cina Han, adalah pelajar muda dari Beijing yang dikirim ke Olonbulag, sebuah daerah di pedalaman Mongolia.Di sana dia menjalani kehidupan yang keras di tengah para penggembala dan berkenalan dengan sosok makhluk yang paling penting dan di hormati warga padang rumput: serigala. Begitu besarnya keingintahuan Chen, sampai akhirnya dia pun menangkap dan membesarkan seekor anak serigala. Perlahan, serigala kecil itu merebut hati Chen. Setiap tindak-tanduknya membuat Chen kagum dan takjub, dan dia pun berharap agar bisa menjalin persahabatan dengan hewan cerdas tersebut. Namun Chen sadar, keputusannya itu telah menyinggung perasaan sebagian besar penggembala. Dia dianggap orang luar yang tak menghormati adat-istiadat padang rumput. Masalah terbesar datang tak lama kemudian, Pemerintah Mao memerintahkan eksekusi massal bagi para serigala demi menciptakan sistem pertanian kolektif warga Cina Han. Chen Zhen pun merasa dia tak bisa tinggal diam. Berhasilkah dia menentang bangsanya sendiri dan menyelamatkan hidup para serigala Mongolia?
“Menenyengat… Kekuatan prosa Jiang Rong begitu jelas…”
–National Geographic Traveler (Book of the Month)
”Kisah petualangan intelektual … Setelah menyelesaikan sekian ratus halaman, kau pasti merasa ingin berdiri dan melolong.”
—Alan Cheuse, San Francisco Chronicle
”Jiang Rong sebentar lagi akan menjadi salah satu dari beberapa novelis Cina yang paling dielu-elukan dan kontroversial di dunia.”
—The Guardian (London)
WOLF TOTEM
Seorang Pemuda Cina Han, Seekor Serigala Mongolia, dan Kisah Menakjubkan Tentang Alam dan Manusia.
Fenomena Penerbitan di Cina, Terjual lebih dari 6 Juta Eksemplar dan Telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 30 Bahasa
Seorang Pemuda Cina Han, Seekor Serigala Mongolia, dan Kisah Menakjubkan Tentang Alam dan Manusia.
Fenomena Penerbitan di Cina, Terjual lebih dari 6 Juta Eksemplar dan Telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 30 Bahasa
WOLF TOTEM
Diterjemahkan dari Wolf Totem Karya Jiang Rong terbitan Penguin Group, tahun 2008
Karya: Jiang Rong (Pemenang Man Asian Literary Prize 2007)
Diterjemahkan dari Wolf Totem Karya Jiang Rong terbitan Penguin Group, tahun 2008
Karya: Jiang Rong (Pemenang Man Asian Literary Prize 2007)
Penerjemah: Rika Iffati
Pewajah sampul : Windu Budi
Penerbit : Hikmah
Cetakan : I, Desember 2009
Tebal: 606 halaman
Kategori : Fiksi/Novel Terjemahan
Pewajah sampul : Windu Budi
Penerbit : Hikmah
Cetakan : I, Desember 2009
Tebal: 606 halaman
Kategori : Fiksi/Novel Terjemahan
0
Unknown
Pulau Jawa tahun 871. Pendekar tanpa nama yang telah mengundurkan diri dari dunia persilatan sudah 100 tahun umurnya. Pendekar tua itu sudah lupa, siapa saja lawan yang pernah terbunuh olehnya, dan barangkali kini murid atau kerabat lawan-lawannya datang menuntut pembalasan dendam. Bahkan negara menawarkan hadiah besar untuk kematiannya. Pendekar tua itu tahu ajalnya sudah dekat, tetapi ia tidak ingin mati sebelum menuliskan riwayat hidupnya, sebagai cara membongkar rahasia sejarah. Nagabumi, sebuah cerita tempat orang-orang awam menghayati dunia persilatan sebagai dunia dongeng, tentang para pendekar yang telah menjadi terasing dari kehidupan sehari-hari, karena tujuan hidupnya untuk menggapai wibawa naga. Nagabumi adalah drama di antara pendekar-pendekar, pertarungan jurus-jurus maut, yang diwarnai intrik politik kekuasaan, maupun pergulatan pikiran-pikiran besar, dari Nagasena sampai Nagarjuna, dengan selingan kisah asmara mendebarkan, dalam latar kebudayaan dunia abad VIII-IX.
read more
Nagabumi I: Jurus Tanpa Bentuk
Pulau Jawa tahun 871. Pendekar tanpa nama yang telah mengundurkan diri dari dunia persilatan sudah 100 tahun umurnya. Pendekar tua itu sudah lupa, siapa saja lawan yang pernah terbunuh olehnya, dan barangkali kini murid atau kerabat lawan-lawannya datang menuntut pembalasan dendam. Bahkan negara menawarkan hadiah besar untuk kematiannya. Pendekar tua itu tahu ajalnya sudah dekat, tetapi ia tidak ingin mati sebelum menuliskan riwayat hidupnya, sebagai cara membongkar rahasia sejarah. Nagabumi, sebuah cerita tempat orang-orang awam menghayati dunia persilatan sebagai dunia dongeng, tentang para pendekar yang telah menjadi terasing dari kehidupan sehari-hari, karena tujuan hidupnya untuk menggapai wibawa naga. Nagabumi adalah drama di antara pendekar-pendekar, pertarungan jurus-jurus maut, yang diwarnai intrik politik kekuasaan, maupun pergulatan pikiran-pikiran besar, dari Nagasena sampai Nagarjuna, dengan selingan kisah asmara mendebarkan, dalam latar kebudayaan dunia abad VIII-IX.
Nagabumi I: Jurus Tanpa Bentuk
Karya: Seno Gumira Ajidarma
Karya: Seno Gumira Ajidarma
Nagabumi I (pernah dimuat sebagai cerita bersambung di Harian Umum Suara Merdeka, Semarang dari 7 Januari 2007 – 11 Maret 2008
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I, November 2009
Tebal: 815+
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I, November 2009
Tebal: 815+
0
Unknown
Dua orang jurnalis yang menyelidiki industri perdagangan wanita di Swedia ditemukan tewas. Mayat mereka ditemukan dengan lubang besar di kepala mereka. Bjurman, wali Lisbeth Salander, ditemukan terbunuh di apartemennya. Sidik jari yang ditemukan di senjata pembunuh ketiga orang itu mengarah pada satu orang : Lisbeth Salander. Sekali lagi Mikael Blomkvist, wartawan kriminal, dan Lisbeth Salander, si gadil bengal ahli hacking, bertemu dengan kasus yang mengancam hidup mereka. Hanya Blomkvist yang percaya Salander tidak bersalah. Sementara Salander harus bersembunyi, Blomkvist berupaya menemukan bukti-bukti yang bisa membersihkan nama rekannya. Tak mereka sangka, penyelidikan membawa mereka terlibat dalam sebuah konspirasi besar yang melibatkan banyak pihak, termasuk badan intelejen Swedia. Bahkan, mereka menemukan rahasia kelama yang berhubungan dengan masa lalu Salander. Kedua pasangan detektif itu harus mengungkap kebenaran sebelum orang-orang yang tak ingin rahasia itu terbongkar berhasil menemukan dan membungkam Salander…untuk selamanya.
read more
The Girl Who Played with Fire
Dua orang jurnalis yang menyelidiki industri perdagangan wanita di Swedia ditemukan tewas. Mayat mereka ditemukan dengan lubang besar di kepala mereka. Bjurman, wali Lisbeth Salander, ditemukan terbunuh di apartemennya. Sidik jari yang ditemukan di senjata pembunuh ketiga orang itu mengarah pada satu orang : Lisbeth Salander. Sekali lagi Mikael Blomkvist, wartawan kriminal, dan Lisbeth Salander, si gadil bengal ahli hacking, bertemu dengan kasus yang mengancam hidup mereka. Hanya Blomkvist yang percaya Salander tidak bersalah. Sementara Salander harus bersembunyi, Blomkvist berupaya menemukan bukti-bukti yang bisa membersihkan nama rekannya. Tak mereka sangka, penyelidikan membawa mereka terlibat dalam sebuah konspirasi besar yang melibatkan banyak pihak, termasuk badan intelejen Swedia. Bahkan, mereka menemukan rahasia kelama yang berhubungan dengan masa lalu Salander. Kedua pasangan detektif itu harus mengungkap kebenaran sebelum orang-orang yang tak ingin rahasia itu terbongkar berhasil menemukan dan membungkam Salander…untuk selamanya.
The Girl Who Played with Fire
Karya : Stieg Larsson
Penerjemah : Nurul Agustina
Penyunting : Nur Aini
Proofreader : Emi Kusmiati
Desain sampul : Tyo
Penerbit : Qanita
Cetakan : I, Desember 2009
Tebal: 904 halaman, 20,5 cm
Kategori : Fiksi/Novel Terjemahan
Penerjemah : Nurul Agustina
Penyunting : Nur Aini
Proofreader : Emi Kusmiati
Desain sampul : Tyo
Penerbit : Qanita
Cetakan : I, Desember 2009
Tebal: 904 halaman, 20,5 cm
Kategori : Fiksi/Novel Terjemahan
0
Unknown
Baru ditinggal ibunya, Gemma, gadis 16 tahun, harus meninggalkan kehangatan rumah masa kanak-kanaknya di Bombay untuk bersekolah di Inggris di sebuah sekolah elit yang kaku dan penuh aturan, Akademi Spence. Cerdas dan penuh percaya diri, membuatnya sebentar telah menakhodai “geng” gadis-gadis usil, yang sebelumnya dipegang oleh Felicity yang kaya dan sok kuasa. Visi-visi misterius yang selalu menghantui sejak di India hingga di London, rahasia-rahasia hitam keluarga dari tiap gadis, serta penemuan buku harian mistis romantis yang telah lama hilang, memaksa Gemma dan teman-teman sekelasnya memasuki alam visi yang mengerikan sekaligus memikat. Di sebuah dunia indah gadis-gadis itu mempelajari dan menguasai kekuatan sihir, mendapatkan apa pun yang paling diidamkan, juga tergoda melanggar pantangan untuk tidak membawa sihir ke alam nyata. Saat terkuak kematian ibunya terkait raksasa sihir yang tengah mengincar banyak korban, berkobarlah dada Gemma untuk menempuh garis takdirnya yang panjang. Pippa saat berada di dunia indah memutuskan untuk tidak pulang, dan akibatnya saat Gemma kembali ke alam nyata didapatinya Pippa sudah membujur kaku. Saat pemakaman yang disaksikan Kartik, si pemuda tampan yang sejak awal memperingatkan Gemma akan bahaya bakat supranaturalnya, Gemma menghampiri Kartik dan tegas berkata: “Ini barulah awal, aku tak akan menyerah dan tidak ada kata mundur!”
read more
A Great and Terrible Beauty
Baru ditinggal ibunya, Gemma, gadis 16 tahun, harus meninggalkan kehangatan rumah masa kanak-kanaknya di Bombay untuk bersekolah di Inggris di sebuah sekolah elit yang kaku dan penuh aturan, Akademi Spence. Cerdas dan penuh percaya diri, membuatnya sebentar telah menakhodai “geng” gadis-gadis usil, yang sebelumnya dipegang oleh Felicity yang kaya dan sok kuasa. Visi-visi misterius yang selalu menghantui sejak di India hingga di London, rahasia-rahasia hitam keluarga dari tiap gadis, serta penemuan buku harian mistis romantis yang telah lama hilang, memaksa Gemma dan teman-teman sekelasnya memasuki alam visi yang mengerikan sekaligus memikat. Di sebuah dunia indah gadis-gadis itu mempelajari dan menguasai kekuatan sihir, mendapatkan apa pun yang paling diidamkan, juga tergoda melanggar pantangan untuk tidak membawa sihir ke alam nyata. Saat terkuak kematian ibunya terkait raksasa sihir yang tengah mengincar banyak korban, berkobarlah dada Gemma untuk menempuh garis takdirnya yang panjang. Pippa saat berada di dunia indah memutuskan untuk tidak pulang, dan akibatnya saat Gemma kembali ke alam nyata didapatinya Pippa sudah membujur kaku. Saat pemakaman yang disaksikan Kartik, si pemuda tampan yang sejak awal memperingatkan Gemma akan bahaya bakat supranaturalnya, Gemma menghampiri Kartik dan tegas berkata: “Ini barulah awal, aku tak akan menyerah dan tidak ada kata mundur!”
Pelukisan Libba Bray yang menggugah dan peka serta pengolahan plot-plot cerdas menjadikan bacaan yang memikat … misteri, magis, dan rahasia kelam menanti mereka yang mengikuti journey ini.
— Sarah Todd, Children Book World, Haverford, PA
A Great and Terrible Beauty
Karya: Libba Bray
Penerjemah: Edelweiss
Cetakan I, Desember 2009
Tebal: 531 halaman
Karya: Libba Bray
Penerjemah: Edelweiss
Cetakan I, Desember 2009
Tebal: 531 halaman
0
Unknown
Seperih apa pun rasanya melihat suami yang ia cintai menikahi perempuan lain, Elizabeth berusaha berbesar hati. “Ini adalah kehendak-Nya.” tegasnya berulang-ulang. Tanpa menjalani pernikahan atau sebuah rumah tangga dengan banyak istri, penebusan dosa tak akan pernah ada. Seperti itulah yang ia dan pemeluk Mormon generasi pertama lainnya yakini. Wahyu Tuhan memang tak selalu mudah dilaksanakan, tetapi itulah jaminan mereka untuk dapat mendiami surga kelak. Namun, Ann Eliza, putri satu-satunya, tak pernah bisa menerima wahyu tersebut. Bahkan, statusnya sebagai istri ke-19 Brigham Young, Sang Nabi, tak lantas mengubah pandangannya itu. Eliza tahu betapa para istri tersebut sebetulnya tetap berkeinginan memiliki suaminya secara utuh. Ia juga ingat dahaga yang sangat akan kasih sayang sang ayah yang waktunya telah habis tersita untuk mengusrus lima istri dan anak-anak yang lain. Tekadnya kini bulat, ia harus membeberkan kondisi pahit yang dialami para perempuan dan anak-anak di komunitasnya kepada publik. Perjuangan beratnya pun dimulai dan taruhannya tidak hanya nyawa, tetapi kebutuhan keluarga dan juga keyakinannya.“Potret memukau tentang awal kemunculan dan berakhirnya poligami pemeluk Mormon.”
–Newsday
“Memuat karakter-karakter biasa dan pertanyaan hakiki mengenai keyakinan yang mengakar”
–Washington Post
“Menampilkan Poligami dalam detail kesehariannya.”
–Independent
“Penelusuran topik poligami selalu membuahkan begitu banyak cerita.”
–Seattle Times
“Sama seperti novel bagus lainnya, The 19th Wife mampu menghibur pembacanya.”
–Los Angeles Times
The 19th Wife: Istri ke-19
Karya David Ebershoff (Peraih Rosenthal Foundation Award)
Penerbit: Bentang
Cetakan I, November 2009
Tebal: x+592 halaman, 23,5 cm
read more
The 19th Wife: Istri ke-19
Seperih apa pun rasanya melihat suami yang ia cintai menikahi perempuan lain, Elizabeth berusaha berbesar hati. “Ini adalah kehendak-Nya.” tegasnya berulang-ulang. Tanpa menjalani pernikahan atau sebuah rumah tangga dengan banyak istri, penebusan dosa tak akan pernah ada. Seperti itulah yang ia dan pemeluk Mormon generasi pertama lainnya yakini. Wahyu Tuhan memang tak selalu mudah dilaksanakan, tetapi itulah jaminan mereka untuk dapat mendiami surga kelak. Namun, Ann Eliza, putri satu-satunya, tak pernah bisa menerima wahyu tersebut. Bahkan, statusnya sebagai istri ke-19 Brigham Young, Sang Nabi, tak lantas mengubah pandangannya itu. Eliza tahu betapa para istri tersebut sebetulnya tetap berkeinginan memiliki suaminya secara utuh. Ia juga ingat dahaga yang sangat akan kasih sayang sang ayah yang waktunya telah habis tersita untuk mengusrus lima istri dan anak-anak yang lain. Tekadnya kini bulat, ia harus membeberkan kondisi pahit yang dialami para perempuan dan anak-anak di komunitasnya kepada publik. Perjuangan beratnya pun dimulai dan taruhannya tidak hanya nyawa, tetapi kebutuhan keluarga dan juga keyakinannya.“Potret memukau tentang awal kemunculan dan berakhirnya poligami pemeluk Mormon.”–Newsday
“Memuat karakter-karakter biasa dan pertanyaan hakiki mengenai keyakinan yang mengakar”
–Washington Post
“Menampilkan Poligami dalam detail kesehariannya.”
–Independent
“Penelusuran topik poligami selalu membuahkan begitu banyak cerita.”
–Seattle Times
“Sama seperti novel bagus lainnya, The 19th Wife mampu menghibur pembacanya.”
–Los Angeles Times
The 19th Wife: Istri ke-19
Karya David Ebershoff (Peraih Rosenthal Foundation Award)
Penerbit: Bentang
Cetakan I, November 2009
Tebal: x+592 halaman, 23,5 cm
Tuesday, 17 November 2009
0
Tuesday, 17 November 2009
Unknown
Alena, seorang muslimah yang sukses dalam karier tetapi masih jomblo. Tatkala mantan kekasih masa SMA-nya, Haikal, menawarkan pertunangan, dia tak punya pilihan lain kecuali menerimanya. Sebenarnya, jauh di dasar hati, Alena masih belum mantap. Hubungannya dengan Haikal datar-datar saja, nyaris tanpa gejolak dan membuatnya bosan. Ketika Alena mendapat kesempatan pergi haji ke tanah suci, ia bertemu mahasiswa indo Arab di Muzdalifah. Khaidir yang kuliah di Yordan adalah seorang backpacker. Ternyata pesona Khaidir sempat menyihir Alena dan membuatnya bimbang, apalagi Khaidir adalah seseorang yang senantiasa romantis dan penuh perhatian.
read more
Alena; Selubung Cinta di Muzdalifah
Alena, seorang muslimah yang sukses dalam karier tetapi masih jomblo. Tatkala mantan kekasih masa SMA-nya, Haikal, menawarkan pertunangan, dia tak punya pilihan lain kecuali menerimanya. Sebenarnya, jauh di dasar hati, Alena masih belum mantap. Hubungannya dengan Haikal datar-datar saja, nyaris tanpa gejolak dan membuatnya bosan. Ketika Alena mendapat kesempatan pergi haji ke tanah suci, ia bertemu mahasiswa indo Arab di Muzdalifah. Khaidir yang kuliah di Yordan adalah seorang backpacker. Ternyata pesona Khaidir sempat menyihir Alena dan membuatnya bimbang, apalagi Khaidir adalah seseorang yang senantiasa romantis dan penuh perhatian.
Alena takut ibadah dan hatinya rusak. Maka saat kembali ke tanah air, dia berusaha menganggap perasaannya kepada Khaidir hanya semusim lalu. Alena pun memutuskan berteguh pada pertunangannya. Akankah Alena meraih kebahagiaan dengan keputusannya?
“Membaca novel ini seperti mengikuti aliran air di sungai berbatu. Kadang tenang, kadang beriak ketika menghempas bebatuan, untuk kembali tenang mengikuti aliran.”
—Indira Susatio, penulis puisi dan penikmat sastra
—Indira Susatio, penulis puisi dan penikmat sastra
“Kisah yang terpapar di dalamnya membuat saya mendadak merindukan makna cinta, cinta kepada Tuhan dan kekasih kepada pasangan hidup.”
—Tita Rosianti, penulis Kitten Heels.
Alena; Selubung Cinta Sepanjang Muzdalifah
Karya Ifa Avianty, penulis Buku Strowberry Shortcake
Penerbit Mizania
Cetakan I, April 2009
Tebal: 253 +
—Tita Rosianti, penulis Kitten Heels.
Alena; Selubung Cinta Sepanjang Muzdalifah
Karya Ifa Avianty, penulis Buku Strowberry Shortcake
Penerbit Mizania
Cetakan I, April 2009
Tebal: 253 +
Monday, 16 November 2009
0
Monday, 16 November 2009
Unknown
Kali ini, Anne datang ke Summerside sebagai kepala sekolah menengah, terpisah jauh dari kekasih, Gilbert Blythe. Karir pertama Anne sebagai kepala sekolah tak mulus. Dia ditentang keluarga Pringle, “trah bangsawan” Summerside, yang menginginkan salah satu keluarga mereka sebagai kepala sekolah. Akibatnya, Anne menghadapi perlawanan anak-anak Pringle di sekolah, mulai dari kenakalan Jen Pringle memimpin teman-temannya membangkang dan menghina Anne, hingga May Pringle yang hanya memikirkan kecantikannya.
read more
Anne of Windy Poplars
Kali ini, Anne datang ke Summerside sebagai kepala sekolah menengah, terpisah jauh dari kekasih, Gilbert Blythe. Karir pertama Anne sebagai kepala sekolah tak mulus. Dia ditentang keluarga Pringle, “trah bangsawan” Summerside, yang menginginkan salah satu keluarga mereka sebagai kepala sekolah. Akibatnya, Anne menghadapi perlawanan anak-anak Pringle di sekolah, mulai dari kenakalan Jen Pringle memimpin teman-temannya membangkang dan menghina Anne, hingga May Pringle yang hanya memikirkan kecantikannya.
Namun, Anne tak menyerah. Dengan keceriaan dan keberaniannya, dia mengubah kehidupan banyak orang. Membantu Jarvis dan Dovie kawin lari, melumerkan hati keluarga Pringle dengan informasi rahasia, menguak kutukan keluarga Tomgallon, hingga mengantarkan Elizabeth kecil ke hari esok. Kehadiran Anne di Summerside bagaikan sinar mentari yang mencerahkan dan menumbuhkan Summerside. Akankah Anne melupakan rencananya bersama Gilbert?
Anne of Windy Poplars
diterjemahkan dari Anne of Windy Poplars
Karya Lucy M. Montgomery
Anne of Windy Poplars, buku keempat seri Anne of Green Gables:
Anne of Green Gables, Anne of Avonlea, Anne of the Island, Anne of Windy Poplars
Next: Anne’s House of Dreams, Anne of Ingleside
diterjemahkan ke dalam 36 bahasa, diadaptasi menjadi film, komik dan kartun.
diterjemahkan dari Anne of Windy Poplars
Karya Lucy M. Montgomery
Anne of Windy Poplars, buku keempat seri Anne of Green Gables:
Anne of Green Gables, Anne of Avonlea, Anne of the Island, Anne of Windy Poplars
Next: Anne’s House of Dreams, Anne of Ingleside
diterjemahkan ke dalam 36 bahasa, diadaptasi menjadi film, komik dan kartun.
Diterbitkan oleh Penerbit Qanita
Cetakan I, Oktober 2009
440 Halaman
Cetakan I, Oktober 2009
440 Halaman
Subscribe to:
Posts (Atom)



