Saturday, 5 February 2005

0

Bintang Kecil dan Serigala

  • Saturday, 5 February 2005
  • Unknown
  • Share
  • Di tepi langit, ada bintang kecil dicabik-cabik serigala. Ia semacam iman yang disakiti. Bintang kecil itu bernama Ahmadiyyah.

    Pasca MUI mengeluarkan fatwa bahwa aliran ini sesat, derita tak kunjung reda menempa kaum minoritas ini. Kekerasan agama paling primitive kembali tumbuh: menyikapi perbedaan dengan mentalitas destruktif!

    Kaum Ahmadiyah diusir, dihujat, dilempari, disampahkan. Reaksi yang dalam perkembangannya cenderung menjurus pada praktek criminal. Mereka kehilangan kepastian hokum. Pemerintah tidak tegas melindung kaum yang sampai saat ini masih didzalimi.

    Paradoks, memang. Di satu sisi masyarakat berambisi menjaga kemurnian agama, tetapi disisi lain melacurkan agama dari maknanya. Bukankah tak satupun agama yang merestui kekerasan? Bukankah perbedaan itu rahmat?

    Abad jahiliyah agama dating. Agama minoritas diberantas. Keyakinan yang berbeda dibinasakan. Banyak oknum umat yang sudah merasa menjadi Tuhan bagi yang lainnya. Rabb, selamatkan Ahmadiyah…

    Catatan Harian Minggu, 05 Februari 2005
    [20:50]

    0 Responses to “Bintang Kecil dan Serigala”

    Post a Comment

    Subscribe