Friday, 21 November 2003

0

Marx Tentang Agama

  • Friday, 21 November 2003
  • Unknown
  • Share
  • 100_2195

    “Agama adalah opium bagi masyarakat:, “Abolisi agama adalah keharusan bagi kebahagiaan sejati masyarakat”. Kalimat-kalimat yang dilontarkan Marx tersebut membuatnya menjadi musuh nomor satu kalangan agama. Logika yang berlaku: Marx adalah materialis, dan semua materialis anti Tuhan. Maka, Marx adalah ateis! Logika tersebut menyimpan pertanyaan. Apakah yang dikritisi Marx adalah Tuhan atau agama sebagai praktik social? Buku ini menyodorkan seleksi tulisan-tulisan Marx sehubungan dengan agama. Pelbagai tulisan yang bias member gambaran yang lebih jelas tentang apa sesungguhnya yang dikritisi Marx dari agama. Sesuatu yang apabila kita sadari bersama, tidak akan bermuara pada sumpah serapah pada sosok pemikir social tersebut.

    “Agama itu punya 1000 nyawa. Kalaupun dibunuh satu maka masih tersisa 999 nyawanya. Marx dan kawan-kawannya yang sepaham telah berusaha secara serius dan sistematis untuk menyingkirkan agama. Namun, agama tetap hidup dan diminati penganutnya. Ini artinya kita tetap harus berterima kasih kepada Marx atas pembeberannya akan sisi lemah agama dalam peran historisnya. Buku ini merupakan pembelaan terbalik untuk semakin mendorong tokoh-tokoh agama agar semakin dewasa mengoreksi kelemahannya.”
    –Prof. Dr. Komaruddin Hidayat
    Guru Besar Filsafat UIN Jakarta

    Marx Tentang Agama
    Diterjemahkan dari:
    Marx on Religion (2002)
    Editor: Prof. Dr. John Raines
    Penerjemah: Ilham B. Saenong
    Diterbitkan oleh penerbit TERAJU
    Cetakan I, Juni 2003
    358 Halaman

    0 Responses to “Marx Tentang Agama”

    Post a Comment

    Subscribe